kasih dengarlah hatiku berbicara
kasih izinkan diriku bertanya
bisakah cinta bersemi
mengundang restu Ilahi
adakah bahgia yang diimpi
menjadi satu realiti.
kasih ku sedari kekurangan diri
kasih ku insafi kelemahan diri
ku ingin sunting dirimu
menjadi permaisuri hatiku
sebagai isteri yang berbudi
kebanggaan para suami
wanita hiasan dunia
seindah hiasan adalah wanita solehah
yang akan membahagiakan
syurga dalam rumahtangga
hanya itu yang ku inginkan
dari insan yang amat kusayang
damaikanlah resah hatiku
aku rindu kasih dan sayangmu
terimalah seadanya
akulah hiasan pelamin hidupmu
andainya tiada jodoh
untuk ke singgahsana
ku pasrahkan segalanya
kerna takdir yang akan menentukan
impian kasih
Sunday, December 20, 2009
doa seorang kekasih
oh Tuhan, seandainya telah Kau catatkan
dia milikku, tercipta untuk diriku
satukanlah hatinya dengan hatiku
titipkanlah kebahagiaan
ya Allah, ku mohon
apa yang telah Kau takdirkan
ku harap dia adalah yang terbaik buatku
kerana Engkau tahu segala isi hatiku
pelihara daku dari kemurkaanMu
ya Tuhanku, yang Maha Pemurah
beri kekuatan jua harapan
membina diri yang lesu tak bermaya
semaikan setulus kasih di jiwa
ku pasrah kepadaMu
atas kurniaan pasangan atau jodoh
yang bisa menemani aku
supaya ku dan dia
dapat melayar bahtera
ke muara cinta yang Engkau redhai
ya Tuhanku, yang Maha Pengasih
engkau sahaja pemeliharaku
dengarkan rintihan hambaMu ini
jangan Engkau biarkan ku sendiri
ku inginkan bahagia
di dunia dan akhirat
padaMu Tuhan ku mohon segalanya...
dia milikku, tercipta untuk diriku
satukanlah hatinya dengan hatiku
titipkanlah kebahagiaan
ya Allah, ku mohon
apa yang telah Kau takdirkan
ku harap dia adalah yang terbaik buatku
kerana Engkau tahu segala isi hatiku
pelihara daku dari kemurkaanMu
ya Tuhanku, yang Maha Pemurah
beri kekuatan jua harapan
membina diri yang lesu tak bermaya
semaikan setulus kasih di jiwa
ku pasrah kepadaMu
atas kurniaan pasangan atau jodoh
yang bisa menemani aku
supaya ku dan dia
dapat melayar bahtera
ke muara cinta yang Engkau redhai
ya Tuhanku, yang Maha Pengasih
engkau sahaja pemeliharaku
dengarkan rintihan hambaMu ini
jangan Engkau biarkan ku sendiri
ku inginkan bahagia
di dunia dan akhirat
padaMu Tuhan ku mohon segalanya...
Sunday, November 22, 2009
cinta...
cinta adalah kekuatan
yang mampu mengubah duri menjadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah sedih jadi riang
mengubah syaitan jadi nabi
mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat
mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mangubah musibah jadi muhibbah
itulah cinta...
sekalipun cinta telah ku uraikan
dan ku jelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi
aku jadi malu pada keterangan ku sendiri...
meskipun lidahku telah mampu menguraikan
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskan...
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta...
dalam menguraikan cinta
akal terbaring tak berdaya
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan...
yang mampu mengubah duri menjadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah sedih jadi riang
mengubah syaitan jadi nabi
mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat
mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mangubah musibah jadi muhibbah
itulah cinta...
sekalipun cinta telah ku uraikan
dan ku jelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi
aku jadi malu pada keterangan ku sendiri...
meskipun lidahku telah mampu menguraikan
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskan...
kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta...
dalam menguraikan cinta
akal terbaring tak berdaya
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan...
Monday, November 9, 2009
teman hidup
tidak perlu mencari teman secantik balqis
jika diri tidak seindah sulaiman...
mengapa didamba teman hidup setampan yusuf
jika diri tidak setulus zulaikha...
mengapa mendamba teman hidup semulia khadijah
jika diri tidak sehebat Rasulullah...
jika diri tidak seindah sulaiman...
mengapa didamba teman hidup setampan yusuf
jika diri tidak setulus zulaikha...
mengapa mendamba teman hidup semulia khadijah
jika diri tidak sehebat Rasulullah...
Monday, November 2, 2009
i believe...
i believe that life is there to enjoy.
i believe true love is there from the start.
i believe you should give people chances.
i believe you should treat people the same because you never know what they will do for you in the future.
i believe that good things will come to people who work hard.
i believe great things come to people who never give up.
i believe silence will teach you something if you listen hard.
i believe that the heart leads you in the right direction if you follow it.
i believe friends are needed no matter who you are.
i believe family should always stick together.
i believe God will help you if you believe in Him and trust Him.
i believe the heart and soul are more important than looks.
i believe trust helps the world go round.
i believe love brings great things.
i believe kids could teach adults a lot if adults would just listen.
i believe you should always chase your dreams.
i believe hope is something everyone needs.
i believe you need to make time for fun.
i believe that money cannot buy happiness.
i believe books can take you anywhere.
i believe people are special the way they are.
i believe that true friends will last a lifetime.
i believe that enjoying what you do will help you enjoy life more.
i believe parents are more important than you think.
i believe you should shoot for the stars.
i believe that you have to love yourself before you can love others.
i believe records are made to be broken.
i believe promises should be kept.
i believe brothers and sisters are made to teach.
i believe a simple smile can make anybody's day better.
p/s: i believe....~ :)
i believe true love is there from the start.
i believe you should give people chances.
i believe you should treat people the same because you never know what they will do for you in the future.
i believe that good things will come to people who work hard.
i believe great things come to people who never give up.
i believe silence will teach you something if you listen hard.
i believe that the heart leads you in the right direction if you follow it.
i believe friends are needed no matter who you are.
i believe family should always stick together.
i believe God will help you if you believe in Him and trust Him.
i believe the heart and soul are more important than looks.
i believe trust helps the world go round.
i believe love brings great things.
i believe kids could teach adults a lot if adults would just listen.
i believe you should always chase your dreams.
i believe hope is something everyone needs.
i believe you need to make time for fun.
i believe that money cannot buy happiness.
i believe books can take you anywhere.
i believe people are special the way they are.
i believe that true friends will last a lifetime.
i believe that enjoying what you do will help you enjoy life more.
i believe parents are more important than you think.
i believe you should shoot for the stars.
i believe that you have to love yourself before you can love others.
i believe records are made to be broken.
i believe promises should be kept.
i believe brothers and sisters are made to teach.
i believe a simple smile can make anybody's day better.
p/s: i believe....~ :)
sebuah cerita...
satu cerita yang saya jumpa dari internet. terdetik untuk menaip semula cerita ini di sini...
"hari itu, saya pulang ke kuala lumpur. memikirkan highway plus sibuk, saya menyusuri laluan lama. pekan pertama yang saya lintas ialah teluk intan. terasa mengantuk, saya singgah sebentar di sebuah restoran di pinggir pekan itu. sebaik memesan makanan, seorang kanak-kanak lelaki berusia lebih kurang 12 tahun muncul di hadapan.
"abang nak beli kuih?", katanya sambil tersenyum. tangannya segera menyelak daun pisang yang menjadi penutup bakul kuih jajaannya.
"tak apalah dik. abang dah pesan makanan", jawab saya ringkas. dia berlalu. sebaik pesanan tiba, saya terus menikmatinya. lebih kurang 20 minit kemudian, saya nampak kanak-kanak tadi menghampiri pelanggan lain, sepasang suami isteri agaknya. mereka juga menolak, dia berlalu begitu sahaja.
"abang dah makan, taknak beli kuih saya?", katanya selamba semasa menghampiri meja saya.
"abang baru lepas makan dik, masih kenyang lagi ni", kata saya sambil menepuk-nepuk perut. dia beredar, tapi cuma setakat di kaki lima. sampai disitu, dia meletakkan bakulnya yang masih sarat.
setiap yang lalu ditanya...
"tak nak beli kuih saya bang... pakcik... kakak atau makcik".
molek budi bahasanya!
mamak restoran itu pun tidak menghalang dia keluar masuk ke premisnya bertemu pelanggan. sambil memerhati, terselit rasa kagum dan kasihan di hati saya melihatkan betapa gigihnya dia berusaha.
tidak nampak langsung tanda-tanda putus asa dalam dirinya, sekalipun orang yang ditemuinya enggan membeli kuihnya. selepas membayar harga makanan dan minuman, saya terus beredar ke kereta. kanak-kanak itu saya lihat berada agak jauh di deretan kedai yang sama. saya buka pintu, membetulkan duduk dan menutup pintu.
belum sempat saya menghidupkan enjin, kanak-kanak tadi berdiri di tepi kereta. dia menghadiahkan sebuah senyuman. saya turunkan cermin, membalas senyumannya. saya lihat umurnya lebih kurang 12 tahun.
"abang dah kenyang, tapi mungkin abang perlukan kuih saya untuk adik-adik abang, ibu atau ayah abang", katanya petah sekali sambil tersenyum. sekali lagi dia mempamerkan kuih dalam bakul dengan menyelak daun pisang penutupnya.
saya tenung wajahnya, bersih dan bersahaja. terpantul perasaan kasihan di hati. lantas saya buka dompet, dan menghulurkan sekeping note merah rm10. saya hulurkan padanya.
"ambil ni dik. abang sedekah... tak payah abang beli kuih tu", saya berkata ikhlas kerana perasaan kasihan meningkat mendadak. kanak-kanak itu menerima wang tersebut, lantas mengucapkan terima kasih terus berjalan kembali ke kaki lima deretan kedai. saya gembira dapat membantunya.
setelah enjin kereta saya hidupkan, saya mengundur. alangkah terperanjatnya saya melihat kanak-kanak itu menghulurkan pula rm10 pemberian saya itu kepada seorang pengemis yang buta kedua-dua matanya. saya terkejut, lantas memberhentikan semula kereta, memanggil kanak-kanak itu.
"kenapa bang nak beli kuih ke?", tanyanya.
"kenapa adik berikan duit abang tadi pada pengemis tu? duit tu abang bagi adik!", kata saya tanpa menjawab pertanyaannya.
"bang, saya tak boleh ambil duit tu. mak marah kalau dia dapat tahu saya mengemis. kata mak kita mesti bekerja mencari nafkah kerana Allah berikan tulang empat kerat pada saya. kalau dia tahu saya bawa duit sebanyak itu pulang, sedangkan jualan masih banyak, mak pasti marah. kata mak, mengemis kerja orang yang tak berupaya, saya masih kuat bang!" katanya begitu lancar.
saya sebak, sekaligus kagum dengan pegangan hidup kanak-kanak itu. tanpa banyak soal saya terus bertanya berapa semua harga kuih dalam bakul itu.
"abang nak beli semua ke?" dia bertanya dan saya cuma mengangguk. lidah saya kelu nak berkata.
"rm25 saja bang.....!"
selepas dia memasukkan satu persatu kuihnya ke dalam plastik, saya hulurkan rm25. dia mengucapkan terima kasih dan terus berlalu. saya perhatikan dia sehingga hilang dari pandangan.
dalam perjalanan ke kuala lumpur, baru saya terfikir untuk bertanya statusnya. anak yatim kah?? siapakah wanita berhati mulia yang melahirkannya?? terus terang saya katakan, saya beli kuihnya bukan lagi atas dasar kasihan, tetapi kerana rasa kagum dengan sikapnya yang dapat menjadikan kerjayanya satu penghormatan.
sesungguhnya saya rasa kagum dengan sikap kanak-kanak itu. dia menyedarkan saya, siapa kita sebenarnya!!"
p/s: dipetik dari internet dari salah sebuah laman web (saya xberapa nak ingat dah)... adakah benar atau tidak cerita ini?? wallahuallam saya katakan... tapi yang penting, apakah kita sudah sedar atau belum, siapakah diri kita yang sebenarnya di atas muka bumi ini???
kadang-kadang terfikir, adakah wang dan kesenangan hidup yang menjadi punca diri ini leka dan lalai dengan dunia?? nauzubillah hi min zalik~
"hari itu, saya pulang ke kuala lumpur. memikirkan highway plus sibuk, saya menyusuri laluan lama. pekan pertama yang saya lintas ialah teluk intan. terasa mengantuk, saya singgah sebentar di sebuah restoran di pinggir pekan itu. sebaik memesan makanan, seorang kanak-kanak lelaki berusia lebih kurang 12 tahun muncul di hadapan.
"abang nak beli kuih?", katanya sambil tersenyum. tangannya segera menyelak daun pisang yang menjadi penutup bakul kuih jajaannya.
"tak apalah dik. abang dah pesan makanan", jawab saya ringkas. dia berlalu. sebaik pesanan tiba, saya terus menikmatinya. lebih kurang 20 minit kemudian, saya nampak kanak-kanak tadi menghampiri pelanggan lain, sepasang suami isteri agaknya. mereka juga menolak, dia berlalu begitu sahaja.
"abang dah makan, taknak beli kuih saya?", katanya selamba semasa menghampiri meja saya.
"abang baru lepas makan dik, masih kenyang lagi ni", kata saya sambil menepuk-nepuk perut. dia beredar, tapi cuma setakat di kaki lima. sampai disitu, dia meletakkan bakulnya yang masih sarat.
setiap yang lalu ditanya...
"tak nak beli kuih saya bang... pakcik... kakak atau makcik".
molek budi bahasanya!
mamak restoran itu pun tidak menghalang dia keluar masuk ke premisnya bertemu pelanggan. sambil memerhati, terselit rasa kagum dan kasihan di hati saya melihatkan betapa gigihnya dia berusaha.
tidak nampak langsung tanda-tanda putus asa dalam dirinya, sekalipun orang yang ditemuinya enggan membeli kuihnya. selepas membayar harga makanan dan minuman, saya terus beredar ke kereta. kanak-kanak itu saya lihat berada agak jauh di deretan kedai yang sama. saya buka pintu, membetulkan duduk dan menutup pintu.
belum sempat saya menghidupkan enjin, kanak-kanak tadi berdiri di tepi kereta. dia menghadiahkan sebuah senyuman. saya turunkan cermin, membalas senyumannya. saya lihat umurnya lebih kurang 12 tahun.
"abang dah kenyang, tapi mungkin abang perlukan kuih saya untuk adik-adik abang, ibu atau ayah abang", katanya petah sekali sambil tersenyum. sekali lagi dia mempamerkan kuih dalam bakul dengan menyelak daun pisang penutupnya.
saya tenung wajahnya, bersih dan bersahaja. terpantul perasaan kasihan di hati. lantas saya buka dompet, dan menghulurkan sekeping note merah rm10. saya hulurkan padanya.
"ambil ni dik. abang sedekah... tak payah abang beli kuih tu", saya berkata ikhlas kerana perasaan kasihan meningkat mendadak. kanak-kanak itu menerima wang tersebut, lantas mengucapkan terima kasih terus berjalan kembali ke kaki lima deretan kedai. saya gembira dapat membantunya.
setelah enjin kereta saya hidupkan, saya mengundur. alangkah terperanjatnya saya melihat kanak-kanak itu menghulurkan pula rm10 pemberian saya itu kepada seorang pengemis yang buta kedua-dua matanya. saya terkejut, lantas memberhentikan semula kereta, memanggil kanak-kanak itu.
"kenapa bang nak beli kuih ke?", tanyanya.
"kenapa adik berikan duit abang tadi pada pengemis tu? duit tu abang bagi adik!", kata saya tanpa menjawab pertanyaannya.
"bang, saya tak boleh ambil duit tu. mak marah kalau dia dapat tahu saya mengemis. kata mak kita mesti bekerja mencari nafkah kerana Allah berikan tulang empat kerat pada saya. kalau dia tahu saya bawa duit sebanyak itu pulang, sedangkan jualan masih banyak, mak pasti marah. kata mak, mengemis kerja orang yang tak berupaya, saya masih kuat bang!" katanya begitu lancar.
saya sebak, sekaligus kagum dengan pegangan hidup kanak-kanak itu. tanpa banyak soal saya terus bertanya berapa semua harga kuih dalam bakul itu.
"abang nak beli semua ke?" dia bertanya dan saya cuma mengangguk. lidah saya kelu nak berkata.
"rm25 saja bang.....!"
selepas dia memasukkan satu persatu kuihnya ke dalam plastik, saya hulurkan rm25. dia mengucapkan terima kasih dan terus berlalu. saya perhatikan dia sehingga hilang dari pandangan.
dalam perjalanan ke kuala lumpur, baru saya terfikir untuk bertanya statusnya. anak yatim kah?? siapakah wanita berhati mulia yang melahirkannya?? terus terang saya katakan, saya beli kuihnya bukan lagi atas dasar kasihan, tetapi kerana rasa kagum dengan sikapnya yang dapat menjadikan kerjayanya satu penghormatan.
sesungguhnya saya rasa kagum dengan sikap kanak-kanak itu. dia menyedarkan saya, siapa kita sebenarnya!!"
p/s: dipetik dari internet dari salah sebuah laman web (saya xberapa nak ingat dah)... adakah benar atau tidak cerita ini?? wallahuallam saya katakan... tapi yang penting, apakah kita sudah sedar atau belum, siapakah diri kita yang sebenarnya di atas muka bumi ini???
kadang-kadang terfikir, adakah wang dan kesenangan hidup yang menjadi punca diri ini leka dan lalai dengan dunia?? nauzubillah hi min zalik~
Sunday, October 25, 2009
mutiara kata 6
bila engkau letih dan hilang semangat,
ALLAH tahu engkau telah mencuba sedaya upaya.
bila tangismu berpanjangan dan hatimu berduka,
ALLAH telah mengira titis airmatamu.
bila engkau rasa ketinggalan dan masa meninggalkanmu,
ALLAH tetap bersamamu.
bila engkau kebuntuan akal,
maka ALLAH adalah penunjuk jalan.
apabila engkau telah berazam,
maka bertawakkal lah kepada ALLAH.
ALLAH tahu engkau telah mencuba sedaya upaya.
bila tangismu berpanjangan dan hatimu berduka,
ALLAH telah mengira titis airmatamu.
bila engkau rasa ketinggalan dan masa meninggalkanmu,
ALLAH tetap bersamamu.
bila engkau kebuntuan akal,
maka ALLAH adalah penunjuk jalan.
apabila engkau telah berazam,
maka bertawakkal lah kepada ALLAH.
Subscribe to:
Posts (Atom)
